3 Cara Buat Kamu yang Sering Impulse Buying

Siapa di sini yang sering belanja tanpa direncanakan? Entah tiba-tiba tergiur diskon atau ngeliat barang yang lucu dan menarik gitu. Nah, ini namanya kamu udah melakukan impulse buying ya gaes, kalau udah begitu lama-lama bisa bahaya loh! Nanti makin lama makin susah ngubah kebiasaannya.

Mindu ada 3 tips nih buat pelan-pelan kamu mengubah kebiasaan supaya nggak sering melakukan impulse buying, jadi keuangan juga bisa lebih aman ya gaes. Jangan sampai duit kamu cepat habis cuma karena sering melakukan impulse buying!

  1. Sisihkan Duit untuk Free Spend
    Kalau emang kamu suka belanja, kamu harus sisihkan duit sendiri buat memuaskan diri kamu biar ga merasa bersalah kalau belanja. Tapi ingat jangan kebanyakan ya, 5% – 10% dari gaji saja.
  2. Tunda Beberapa Hari
    Sebelum beli sesuatu yang kamu inginkan, tanyakan dulu pada diri sendiri apakah barang tersebut sangat kamu butuhkan? Apa efeknya kalau tidak beli? Tunda selama 3 – 7 hari, kalau kamu lupa berarti kamu berhasil menghemat duit kamu karena tandanya kamu nggak butuh – butuh amat.
  3. Buang Jauh Fasilitas Paylater
    Kamu harus non-aktifkan fitur ini dan jangan maksain kalau emang duit kamu nggak cukup. Belanjalah sesuai budget yang kamu punya biar tidak terjebak sama hutang konsumtif.

Alasan Kenapa Orang Susah Nabung

Banyak sekali orang yang bercita – cita untuk dapat menabung dan menyisihkan gajinya. Namun, kenyataan berkata lain. Banyak orang yang hanya berangan – angan karena rasanya menabung sangat sulit sekali. Nah, ini dia beberapa alasan orang susah buat nabung :

  1. Gengsinya gede (impulsif)
  2. Tidak punya tujuan finansial
  3. Nyicil for life
  4. Liat diskon dikit langsung beli tanpa mikir
  5. Berada di circle yang boros
  6. Tidak punya duit untuk ditabung
  7. Menabung jadi prioritas akhir

Setelah mengetahui beberapa hal diatas, kamu termasuk orang yang tidak bisa menabung dan impulse buying bukan? Jika jawabannya adalah iya, saatnya anda membuat rencana finansial agar tidak terjebak di sandwich generation. Tidak ada kata terlambat kok, kamu bisa mulai dari sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *