Cara Mengatur Keuangan untuk Freelancer

Siapa di sini yang kerjanya freelance atau pernah punya pengalaman jadi freelancer?

Mindu tau banget deh kalau ngatur penghasilan yang nggak tetap itu emang susah dan banyak banget tantangannya, tapi bukan berarti nggak bisa sama sekali ya gaes! Intip deh tips di bawah ini, kalau masih ada yang dibingungin bisa tanya ke Mindu ya dengan komen di bawah hehe.

Panggilan buat para freelancer nih, gimana sih cara kamu mengatur keuanganmu selama ini? Kali aja bisa jadi referensi bagi yang lainnya loh!

Tips Mengatur Keuangan Seorang Freelancer

Siapa disini yang freelancer? Banyak yang bilang kalau ngatur keuangan dengan penghasilan yang nggak tetap itu susah banget, bener nggak sih? Mindu ada sedikit solusi nih buat kammu para freelancer yang pengen banget untuk bisa ngatur keuangannya.

  1. Bikin Rencana Angaran dan Buat Pos Keuangan
    Setiap dapat penghasilan, kamu harus langsung bikin anggaran biar tau duitnya mau dipakai buat apa aja. Dengan dibuatnya anggaran, kamu juga pasti jadi tau berapa pengeluaran yang akan digunakan untuk masing – masing pos pengeluaran. Pisahkan masing – masing pos tersebut ya, misalnya pos investasi, pos kebutuhan sehari – hari, dll.
  2. Catat Pemasukan dan Pengeluaran
    Simpel tapi penting! Kalau kamu rutin catat pemasukan dan pengeluaran, kamu bisa tau dari mana asal dan sumber keuangan, pengeluaran, dan detail arus kas kamu. Kamu jadi bisa bikin strategi investasi keuangan. Pencatatan keuangan ini bagusnya dilakukan secara harian, kasih tanggal, dan keterangan pengeluaran juga pemasukan kamu ya!
  3. Jangan Lupa Sisihkan Buat Investasi
    Investasi bagi freelancer bukan hal yang nggak mungkin. Kamu bisa sisihkan minimal 15% dari pendapatan tiap bulan. Hal ini jangan disepelekan karena kalau kamu nggak mulai investasi, cuma nabung biasa aja, duit kamu nggak akan berkembang dan jadi nggak punya simpanan karena investasi juga bertujuan untuk menggapai goals kamu di masa depan.
  4. Pikirkan Proteksi Keuangan
    Sebagai freelancer yang penghasilannya nggak menentu, kamu harus bisa proteksi keuangan kamu salah satunya dengan dana darurat. Fungsi dana darurat ini adalah sebagai dana cadangan jika tiba – tiba ada pengeluaran yang mendadak dan nggak direncanakan sama sekali sebelumnya, misalnya waktu lagi sepi pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *