Madrid Nyaris Dipermalukan Brugge di Santiago Bernabeu

Raksasa La Liga, Real Madrid kembali gagal mendulang poin penuh di ajang Liga Champions kala menghadapi Club Brugge di pertandingan kedua Grup A Liga Champions dini hari tadi di Santiago Bernabeu. Los Blancos bahkan nyaris dipermalukan di hadapan pendukung sendiri setelah sempat tertinggal dua gol di babak pertama sebelum berhasil memaksakan hasil imbang.

Emanuelle Bonaventure Dennis menghadirkan mimpi buruk bagi lini belakang Madrid berkat dua golnya di paruh pertama. Beruntung, kapten tim Sergio Ramos serta Casemiro berhasil mencetak gol bagi Madrid untuk memastikan timnya meraih satu poin di pertandingan kali ini.

Kejutan langsung terlihat di awal pertandingan dengan Brugge berhasil menekan tuan rumah Madrid. Hasilnya, tak butuh waktu lama bagi klub asal Belgia itu untuk mendapatkan keunggulan. Emmanuel Bonaventure Dennis sukses menjebol gawang Madrid tepat di menit kesembilan.

Gol ini tercipta setelah sang penyerang sukses meneruskan umpan yang dilepaskan oleh Percy Tau ke kotak penalti Madrid. Meski gol ini sempat berbau offside, namun wasit akhirnya mengesahkan gol dari Brugge setelah mengecek tayangan ulang VAR.

Unggul satu gol membuat para pemain Brugge percaya diri. Meski terus mendapatkan tekanan dari Madrid, namun mereka sukses membalas lewat serangan balik cepat yang membahayakan.

Memasuki menit ke-39 seluruh fans Madrid terbuat terdiam oleh Dennis setelah dirinya berhasil menorehkan gol kedua di pertandingan ini. Gol ini berawal dari umpan kurang sempurna dari Luka Modric yang berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh Dennis. Skor 2-0 ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Zinedine Zidane melakukan kejutan dengan menggantikan penjaga gawang Thibaut Courtois dengan Alphonse Areola. Dua gol Brugge ke gawang Madrid disinyalir menjadi salah satu alasan Zidane melakukan pergantian tersebut.

Madrid langsung mengurung lini belakang Brugge untuk mengejar ketertinggalan. Akan tetapi, upaya Madrid untuk mencetak gol mendapatkan halangan dari kokohnya lini belakang Brugge.

Gol yang ditunggu-tunggu oleh fans Madrid akhirnya hadir setelah sepuluh menit babak kedua berjalan. Ramos sukses memperkecil skor lewat tandukannya setlah memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan oleh Karim Benzema.

Usai gol Ramos, pertandingan berjalan dengan keras. Brugge lantas harus kehilangan satu pemain setelah kapten tim Ruud Vormer dihadiahkan kartu merah oleh wasit akibat pelanggaran keras yang ia lakukan.

Hal itu menjadi bencana bagi Brugge. Pasalnya, Madrid lantas sukses menyamakan skor setelah Casemiro berhasil meneruskan umpan tendangan bebas dari Toni Kross.

Seakan mendapatkan momentum, para pemain Madrid lantas berupaya keras untuk membalikkan skor. Akan tetapi, usaha keras penggawa Madrid gagal menghadirkan gol ketiga sehingga kedua tim harus puas berbagi satu angka dengan skor imbang 2-2.

Keterpurukan Real Madrid Tidak Membuat Vinicius Junior Kaget

Pemain Winger asal Real Madrid, Vinicius Madrid mengaku bahwa dirinya tidak merasa kaget dengan keadaan buruk yang dialami oleh timnya pada musim ini. Dirinya berpendapat bahwa Madrid sedang membangun skuat setelah ditinggal oleh Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.

Los Blancos memang memperoleh sebuah hasil yang jauh dari kata Sempurna pada musim 2018 – 2019. El Real terancam menutup musim tanpa memperoleh gelar juara dipentas apapun. Gelar ajang Liga Champions yang dimenangkan dalam tiga musim berturut-turut pun harus sirna.

El Real harus tersingkir dalam ajang Liga Champions dan Copa del Rey. Dipapan klasemen sementara La Liga, Sergio Ramod dkk tertinggal 12 poin dari Barcelona yang saat ini berada diposisi puncak klasemen sementara.

Vinicius Junior yang baru saja bergabung dengan Sergio Romos dkk di Real Madrid pada musim ini pun menyadari bahwa timnya akan menjalani sebuah musim yang sulit untuk dilalui karena saat ini mereka sedang berusaha mengembalikan keadaan untuk pembangunan skuat yang baru.

Pemain Winger asal Real Madrid, Vinicius Junior mengaku bahwa dirinya tidak merasa kaget dengan keadaan buruk yang dialami oleh timnya pada musim ini

Real Madrid saat ini sudah kehilangan beberapa pemain penting diklub menjelang musim 2018 – 2019 yang berjalan. ZInedine Zidane yang menjabat dalam tiga musim memilih untuk hengkang, begitu juga dengan Ronaldo yang hijrah ke Juventus.

Dilansir oleh media Esporte, Vinicius mengatakan, “Diawal musim saya memulai, kami sudah tahu dengan keadaan yang terjadi di El Real. Kami juga tahu bahwa ini akan menjadi sebuah pembangunan skuat kami. Kami tahu bahwa segalanya yang akan dijalani menajadi sebuah keadaan sulit”,

“Kami sekarang harus bisa mengambil hal-hal baik dari musim yang tersisa. Real Madrid harus mendapatkan kembali sebuah rasa kepercayaan diri dan harus bisa berkembang bersama untuk menghadapi sebuah tantangan yang sudah menanti”, tutupnya