Chelsea Bermain Imbang 2-2 Dari Liverpool

Chelsea lawan Liverpool tak ada pemenang di dalam big match. kedua kubu harus merasa puas berbagi poin setelah bermain imbang dengan skor akhir 2-2.

Pertandingan Chelsea lawan Liverpool dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris diadakan di Stadium Stamford Bridge pada hari Minggu 02 Januari 2022. seluruh gol di laga ini tercipta pada fase pertama yang berjalan dengan sangat sengit.

The Reds membuat publik Chelsea terhenyak sesudah unggul 2 gol terlebih dulu berkat Mohamed Salah dan Sadio Mane. tapi, menjelang turun minum The Blues membalas dengan 2 gol cepat yang duciptakan oleh Christian Pulisic dan Mateo Kovacic.

Dengan hasil ini, The Blues tetap berada diurutan kedua klasemen sehabis mengumpulkan 43 angka dari 21 laga, tertinggal sepuluh angka dari The Citizens berada diatas puncak klasemen. sedangkan The Reds berada dibawah satu tingkat Si Biru dengan koleksi 42 angka dari 20 laga.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung intens semenjak di menit awal. The Reds membuat sebuah kesempatan emas ketika pertandingan berlangsung 6 menit lewat tendangan Mohamed Slah melalui dalam kotak pinalti. meski pun masih dapat dimentahkan oleh Edouard Mendy.

Berselang semnit kemudian, Alexander-Arnold membuat sebuah kesalahan sesudah memperoleh back pass. si kulit bundar dikuasai oleh Havertz kemudian memberikan operan kearah Pulisic. pemain yang berusaha mengecohkan Kelleher, namun kiper bereaksi terlalu cepat serta tepat untuk menghentikan si kulit bundar.

GOL! The Reds memimpin 1-0 dari The Blues pada menit ke-9. melalui sebuah serangan lewat bagian sayap kanan, sebuah umpan tsimikas dihentikan oleh Chalobah namun si kulit bundar malah jatuh kejalur Mane. pemain bintang Senegal tersebut mengecoh kiper yang sudah keluar dari gawangnya, terus menceploskan bola ke dalam gawang The Blues yang kosong.

Usai tertinggal, The Blues lebih dominan terus membangun sebuah seranga pada menit ke-19, sebuah umpan silang akurat dari Mount kearah sisi kiri langsung dilanjutkan oleh Alonsi dengan sebuah tendangan firt time. si kulit bundar melambung tinggi.

Serangan rapi The Reds berhasil membuat gol keduanya ke gawang The Blues pada menit ke-26. Trent Alexander-Arnold memberikan sebuah umpan terobosan akurat kearah depan yang diperoleh Mohamed Salah. ia bereaksi, mengalahkan penjagaan Alonso terus menyelesaikan dengan sebuah tendangan lewat mistar dekat.

The Reds mengungguli The Blues 2-0.

Usaha The Blues membuat gol balasan kemudian berhasil manis pada menit ke-42, Kovacic menciptakan gol bagus untuk memperkecil ketinggalan skor menjadi 1-2.

Diawali dari tendanagn sudut yang dihalau oleh Kelleher, si kulit bundar diperoleh Kovacia diluar kotak pinalti. pemain gelandang itu kemudian menerima dengan sebuah tendangan lambung yang tidak bisa dihentikan oleh Kelleher.

GOL! The Blues menciptakan gol kedua untuk mengimbangi permainan menjadi 2-2 pada masa injury time fase pertama.

Sapuan Alexander-Arnold diperoleh Ruedier yang memberikan sebuah umpan kearah Kante di depan. Pulisic yang sedang berdiri menerima sebuah sodoran Kante untuk menyelesaikan denagn sebuah tendangan kearah pojok atas gawang The Reds.

The Blues hampir menciptakan gol ketiga tak lama kemudian. melalui sebuah sontekan Mount dari depan gawang melebar tipis.

Setelah turun minum, tempo permainan yang masih relatif sama pada menit ke-56, Salah kembali berusaha menguji Mendy dengan sebuah tendangan lewat sebelah kiri kotak pinalti namun si kulit bundar dapat ditepisnya.

Cuma berselang dua menit, gawang The Blues kembali terancam. lewat hasil kerja sama Mohamed Salah dan Mane diselesaikan pemain disebut terakhir dengan tendangan lewat tepi kotak pinalti. tapi, Mendy terus-terus dapat mementahkan usaha tersebut.

Pulisic memperoleh sebuah umpan silang Alonso terus melepaskan sebuah tendangan, Kelleher yang masih sigap mengantisipasi si kulit bundar. terobosan Pulisic lewat sisi sayap kanan dituntaskan dengan sebuah tendangan kaki kirinya, namun si kulit bundar masih melambung.

Pada sepuluh menit terakhir, The Blues mendapatkan sepak bebas. eksekutor Mount pada awalnya mengenai pagar betis, si kulit bundar rebound kembali dilanjutkan oleh Mount dengan sebuah tendangan mendatar yang mengarahkan ke gawang The Reds walau pun ditangkap oleh Kelleher.

The Blues terus menyerang pertahanan Liverpool, terutama lewat sisi sayap kanan, tapi The Reds masih dapat memotong umpan silang lawan.

Liverpool Harus Bisa Mencontoh Keberhasilan Chelsea

Legenda The Reds yakni Jamie Carragher, menilai Liverpool masih belum banyak memperoleh Piala. Jamie Caragher menyarankan eks klubnya tersebut belajar dari keberhasilan The Blues.

The Reds hanya memiliki empat piala bergengsi semenjak Juergen Klopp ditunjuk menjadi pelatih pada tahun 2016. tropi terakhir yang dimiliki Anfield ialah titel Premier League 2019.

Semenjak saat itu, The Reds masih belum bisa lagi menambahkan piala. Mohamed Salah dan rekan-rekan setimnya gagal total pada musim lalu, dan bermain turun naik pada musim ini.

The Reds masih mengikuti empat ajang, termasuk kompetisi Liga Champions di musim 2021-2022. The Reds diharapankan bisa lebih konsisten serta meningkatkan perolehan pialanya.

Hal tersebut disampaikan eks pemain bek The Reds yakni Jamie Carragher. ia menyebut total piala yang diperoleh Liverpool masih kurang banyak, meski pun punya skuad yang mumpuni dibawah Juergen Klopp.

“Timnya masih belum cukup menang. diluar konteks tersebut terdengar amat tidak adil sekali. cara yang lebih bagus untuk menyebutnya ialah bahwa Liverpool saat ini tidak bisa meraih kemenangan sebanyak yang pantas bagi mereka peroleh,” ucap Jamie Carragher, di langsir dari Sportskeeda.

“Pihak klub harus bisa memaksimalkan kesempatan mereka untuk meraih kemenangan di dalam empat ajang tersebut yang mereka ikut partisipasi di setiap musimnya, mengakui Tropi FA dan Tropi Liga menjadi turnamen yang layak,” lanjutnya.

Jamie Carragher bahkan meminta pihak The Reds untuk tak malu mencontohkan kesuksesan salah satu rivalnya yakni The Blues. Chelsea hampir selalu meraih Piala pada setiap musimnya semenjak Roman Abramovich yang berkuasa.

“Sederhananya, The Reds harus sebagai lebih seperti The Blues. apa yang sudah The Reds lakoni dengan sangat bagus selama zaman Roma Abramovich ialah sebagai kolektor Piala yakni dua gelar Liga Europa, tiga Tropi Liga, Lima Tropi FA, ditambah lagi dengan dua titel Liga Champions.”

“The Reds cuma memenangi Piala Liga 2012 semenjak memperoleh Piala FA 2006. itu ialah hasil yang sangat buruk bagi klub raksasa seperti The Reds,” demikian  ucap Jamie Carragher.

Liverpool Meraih Kemenangan 3-1 Dari Newcastle United

The Reds berhasil mengalahkan Newcastle dengan skor 3-1. Liverpool kini menempel The Citizens di puncak klasemen sementara dengan selisih satu angka.

The Reds melayani Newcastle United di Stadium Anfield pada pertandingan pekan ke-17 Liga Inggris, pada hari Jumat 17 Desember 2021 dinihari WIB. Newcastle United sempat mengejutkan Liverpool saat dapat unggul cepat pada menit ke-6.

Gol Newcastle United diciptakan oleh eks pemain Liverpool yakni Jonjo Shelvey. tapi setelah Liverpool bisa kembali bangkit.

The Reds berhasil comeback sebelum jeda. mereka menciptakan dua gol di dalam rentang waktu 4 menit lewat Diogo Jota pada menit kedua puluh satu dan Mohamed Salah pada menit ke-25.

Pemain Juergen Klop menggandakan satu gol melalui Trent alexander-Arnol pada fase kedua di menit ke-87. The Reds mengakhiri pertandingan dengan meraih kemenangan 3-1.

Kemenangan ini membawa The Reds membayangi The Citizens diatas puncak klasemen sementara Liga Inggris. The Reds berhasil mengumpulkan 40 poin berada diurutan kedua tertinggal satu angka dari Manchester City.

Sementara itu, Newcastle United masih berada diurutan ke-19. mereka baru berhasil mengumpulkan 10 angka.

Jalannya Pertandingan

The Reds langsung menyerang, ancaman mereka ciptakan ketika pertandingan baru berlangsung enam menit. memperoleh sundulan si kulit bundar dari Mohamed Salah, Jota yang sedang berdiri di hadapan gawang melakoni gerakan memutar untuk memberikan sebuah tendangan. tapi tendangannya dapat diamankan oleh Martin Dubravka.

Berselang semenit kemudian, Newcastle malah bisa memecahkan kebuntuhan terlebih dulu. berawal dari sebuah umpan Fraser yang dihalau oleh Thiago.

Si kulit bundar menuju kearah Jonjo Shelvey yang sedang berada di dalam kotak pinalti The Reds. Jonjo Shelvey melepaskan tendangan kuat kearah kanan pojok gawang Liverpool.

Alisson Becker tidak berkutik menghadapi cepatnya laju si kulit bundar. Newcastle United unggul 1-0 pada menit ke-7.

Tertinggal, The Reds berupaya untuk menciptakan gol penyamaan skor secepat mungkin. Jota pun kembali mengancam di menit ketujuh belas. kali ini tendangannya belum bisa membuahkan hasil sebab masih melebar tipis.

Usaha Jota untuk menciptakan gol akhirnya mampu membuahkan hasil dimenit kedua puluh satu. dia tidak terkawal di mistar gawang jauh memperoleh sebuah umpan silang dari Mane di sebelah kanan.

Sondolan Jota sempat dapat ditepis Dubravka. si kulit bundar muntahan langsung disambar oleh Jota untuk membobolin gawang Newcastle United.

Gol Jota sempat diprotes oleh para pemin Newcastle United sebab ketika proses terjadinya gol ada salah satu pemain Newcastle ada yang terkapar. tapi wasit tetap kepada keputusannya untuk mengesahkan gol Liverpool.

The Reds tidak membutuhkan waktu lama untuk menambahkan skor. gol kedua Liverpool tercipta pada menit ke-25.

Dubravka pun kembali beraksi dengan mampu menepis tendangan dari Mane. si kulit bundar muntan namun sekali lagi tidak diantisipasi dengan bagus oleh Magpies.

Mohamed Salah memanfaatkan si kulit bundar dengan melancarkan tendangan yang memperdayai Dubravka. kedudukkan berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan The Reds.

Pasukan Juergen Klopp mampu mempertahankan keunggulan ini sampai jeda.

Selepas turun minun, situasi tidak banyak berubah The Reds tetap dominan. tapi usaha The Reds mengandakan skor baru membuahkan gol tiga menit menjelang pertandingan usai.

Trent Alexander-Arnold menciptakan gol. dia melepaskan tendangan kuat lewat luar kotak pinalti yang meluncur cepat kearah sudut kanan gawang Newcastle United.

Liverpool mengakhiri pertandingan dengan meraih kemenangan 3-1 atas Newcastle United.

Liverpool Meraih Kemenangan 4-1 Dari Everton

The Reds sangat dominan di babak pertama Derby Merseyside pada musim ini, berkunjung ke kandang Everton, Liverpool meraih kemenangan 4-1.

Di laga yang diadakan di Stadium Goodison Park, pada hari Kamis 02 Desember 2021 dini hari WIB, The Reds dominan dengan koleksi 18 attempts, 7 diantaranya tepat sasaran dan menguasai 69% ball possesion.

Everton hanya bisa membuat 2 attempts tepat sasaran dari jumlah 8. Salah menjadi bintang The Reds dari 2 goal sesudah Jordan Henderson telah membuat pesta goal timnya yang diakhiri goal Giogo Jota.

Gol Everton diciptakan oleh Demarai Gray. penambahan 3 poin membuat The Reds tetao berada diurutan ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 31 angka, hanya selisih 2 angka dari The Blues berada diatas puncak klasemen dan satu angka dari The Citizens berada diurutan kedua.

Everton sendiri berada diurutan ke-14 dengan koleksi 15 angka.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan baru belangsung 2 menit, The Reds telah membuat serangan di gawang Everton. lewat tendangan sudut Trent Alexander-Arnold, si kulit bundar kearah tengah serta Joel Matip menyundulnya, namun masih melebar.

Semenit setelah gantian tendangan Mohamed Salah masih melayang diatas tiang, Mohamed Salah memperoleh kesempatan lagi pada menit ke-8 dari Mohamed Salah yang menendang kearah mistar dekat, namun Jordan Pickford bisa menepisnya.

The Reds memimpin duluan pada menit ke-10 ketika serangan lewat sebelah kiri bisa memecahkan pertahanan Everton. robertson menerobos lewat sebelah kiri serta memberikan sebuah umpan tarik yang diterima dengan sebuah tendangan melengkung oleh Jordan Henderson.

Gol tersebut bisa membuat The Reds bersemangat mengandakan gol serta mengancam pertahanan Everton. satu kesempatan lewat Trent Alexander-Arnold dimenit ke-16 masih dapat diselamatkan oleh Jordan Pickford.

The Reds memanfaatkan sebuah kesalahan Ben Godfrey ditengah lapangan serta Jordan Henderson merebut si kulit bundar darinya, untuk memberikan sebuah umpan terobosan kepada Mohamed Salah.

Mohamed Salah yang menerobos lewat sebelah kanan menyelesaikan dengan sebuh tendangan melengkung kearah mistar jauh untuk membawa The Reds memimpin 2-0 pada menit ke-19.

Setelah itu, The Reds menurunkan tempo permainan serta membuat Everton sedikit terlepas dari tekanan. Everton bisa memainkan si kulit bundar lebih bagus sehingga bisa merepotkan The Reds.

Hasilnya pada menit ke-38, gawang The Reds kebobolan setelah sebuah umpan terobosan dari Richarlison menemui Gray yang sedang berlari diantara dua pemain bek The Reds.

Tinggal berhadapan dengan Becker, Demarai Gray memasukkan bola melalui sela kaki serta membuat kedudukan menjadi 1-2.

Gol tersebut membuat Everton lebih percaya diri mengancam The Reds dan beberapa serangan bisa membahayakan sarang Liverpool. Sadio Mane sempat memiliki kesempatan pada menit ke-45 ketika menyundul si kulit bundar umpan silang dari Henderson, namun masih dapat diselematkan oleh Godfrey.

Masuk pada fase kedua, The Reds masih sangat dominan dan langsung berusaha menambahkan gol. namun, Everton telah memperketat pertahanan supaya tak mengalami kebobolan gol lagi.

The Reds kemudian baru bisa menciptakan gol lagi pada menit ke-64 saat Mohamed Salah merebut si kulit bundar backpass tanggung Demarai Gray ke Coleman, Mohamed Salah pun langsung menerobos ke dalam kotak pinalti sebelum menaklukkan Jordan Pickford lewat jarak dekat.

Giogo Jota menambahkan penderitaan Everton sesudah menciptakan gol keempat The Reds di menit ke-79, memperoleh sebuah umpan dari Robertson, Giogo Jota yang berada di dalam kotak pinalti terlepas dari penjagaan Allan, sebelum menendang kearah sudut atas gawang Jordan Pickford dengan menggunakan kaki kirinya.

Sampai pertandingan Everton vs Liverpool usai, The Reds tetap meraih kemenangan 4-1.

Liverpool Berhasil Meraih Kemenangan 2-0 Dari Porto

The Reds masih menjaga kesempurnaan pada babak grup kompetisi Liga Champions 2021-2022, setelah Liverpool berhasil mengalahkan Porto dengan skor 2-0.

Di laga kelima Seri B di Stadium Anfield, pada hari Kamis 25 November 2021 dini hari WIB, The Reds tetap bermain seius meski pun berhasil lolos ke Liga Champions, mereka menciptakan sebelas attempts dengan 5 on gol, sementara itu Porto hanya diberikan satu kali shot on sasaran dari jumlah sembilan percobaan.

Gol-gol The Reds dibuat pada fase kedua dari Alcantara dimenit kelima puluh dua serta Mohamed Salah pada menit ketujuh puluh, The Reds kukuh berada diatas puncak klasemen dengan koleksi lima belas angka alias sangat sempurna, sedangkan Porto berada diurutan kedua dengan koleksi lima angka.

Perebutan satu tiket yang tersisa sangat sulit pada maychday terakhir 08 Desember 2021 saat AC Milan menjamu The Reds serta Porto melawan Atletico Madrid.

Jalannya Pertandingan

The Reds yang telah memastikan berhasil lolos masih memainkan beberapa pemain intinya, seperti Alisson Becker dibawah mistar, Sadio Mane dan Mohamed Salah tetap diposisi depan, Tyler Morton memperoleh debut diajang Eropa.

Porto yang masih membutuhkan kemenangan tampil dengan sangat agresif semenjak menit awal, mereka telah memiliki kesempatan dimenit kedelapan melalui sundulan Mehdi taremi, tapi si kulit bundar mengenai Joel matip serta berakhir tendangan sudut.

Kesempatan terbaik Porto datang pada menit kedua belas melalui sebuah serangan balik yang bisa membongkar pertahanan The Reds, Luis Diaz berhasil menaklukkan Willaims serta memberikan sebuah umpan tarik kearah kotak pinalti.

Otavio masih berada bebas ketika menerima si kulit bundar tersebut, namun tendangannya justru masih melebar.

The Reds baru dapat memperoleh kesemapatan dimenit kedua puluh empat ketika Mohamed Salah memperoleh si kulit bundar liar lewat blunder penjaga gawang Porto Diogo Costa.

The Reds mengalami kesulitan menerobos pertahanan kuat Porto pada fase pertama, sekalinya membuat gol dimenit ketiga puluh tijuh melalui Mane, VAR menganulirnya.

Sadio Mane pun divonis offside ketika menerima sebuah umoan terobosan dari Thiago Alcantara, sebelum ia menendang lewat jarak jauh, diakhir fase pertama, Sadio Mane sempat memiliki kesempatan lagi namun Fabio cardoso mampu mengandangnya.

Setelah tampil seri tanpa ada yang tercipta gol pada fase pertama, kebuntuan pun akhirnya terpecahkan pada menit kelima puluh dua, The Reds memimpin melalui golnya Thiago Alcantara.

Berawal si kulit bundar sapuan Mbemba yang kurang begitu sempurna, si kulit bundar jatuh dijalur Thiago Alcantara yang langsung memberikan tendangan lewat luar kotak pinalti serta membobolin gawang Costa.

Dimenit keenam puluh dua, Minamino sempat membobolin gawang Porto pun melalui sepakan dari jarak dekat, namun sangat disayangkan sekali Takumi Minamino telah duluan offside.

Mohamed Salah sebagai pemain penyerang berasal dari Mesir tersebut menambahkan skor Liverpool dimenit ketujuh puluh, Morton memberikan si kulit bundar lambung lewat lini pertahanan yang diarahkan kepada Mohamed Salah disebelah kanan.

Mohamed Salah bermain umpan one-two dengan Jordan, sebelum melewati Uribe serta menendang kearah sudut kiri gawang.

Setelah unggul 2-0, The Reds menurunam waktu permainan serta lebih banyak memainkan si kulit bundar demi menjaga keunggulan itu.

Sampai berakhirnya pertandingan Liverpool melawan Porto, tuan ruma tak menambahkan gol.

Liverpool Meraih Kemenangan Telak 4-0 Dari Arsenal

Liverpool Bermain dominan sepanjang pertandingan pertama The Gunners untuk mendapatkan tiga angka, Liverpool mengakhiri dengan meraih kemenangan 4-0.

Pertandingan diadakan di Stadium Anfield, pada hari Minggu 21 November 2021 dini hari WIB, The Reds membuat sembilan belas attempts dengan 9 mengarah tepat ketarget dan menguasai enam puluh tiga persen ball possesion.

The Gunners hanya diberikan 5 attempts dengan 3 on goal, The Reds hanya menciptakan satu gol saja di fase pertama dari Sadio, sebelum menambahkan 3 gol pada fase kedua lewat Diogo Jota, Takumi Minamino dan Mohamed Salah.

Tambahan tiga angka membuat The Reds berada diurutan kedua klasemen sementara dengan koleksi dua puluh lima angka dari dua belas pertandingan, Selisih empat poin dari The Blues berada di puncak klasemen, sedangkan The Gunners masih tetap berada diurutan kelima dengan koleksi dua puluh angka.

Jalannya Pertandingan

The Reds memang menguasai jalannya laga, namun mereka mengalami kesulitan untuk menciptakan kans bersih dihadapan gawang The Gunners, setidaknya dalam dua puluh menit pertama.

The Gunners pun berusaha mencuri kesempatan dari sebuah serangan balik sempat beberapa kali menembus pertahanan The Reds, namun berhasil diamankan oleh Van Dijk dan kawan-kawannya.

Kesempatan pertama di pertandingan ini kemudian muncul dimenit kedua puluh sembilan, berawal crossing Alexander Arnold, si kulit bundar kearah Alcantara yang langsung ditendang namun masih dapat dihalau oleh Aaron Ramsdale.

Si kulit bundar rebound digapai oleh Sadio yang berusaha memasukkan bola ke gawang serta Ramsdale dengan kilat menepisnya keluar tendangan sudut.

Berselang dua menit, The Gunners sempat menciptakan gol dari Lacazette melanjutkan sebuah umpan Emerick Aubameyang, namun dianulir sebab dia telah terjebak off side.

Mikel Arteta dan Juergen Klopp sempat beradu argumen dipinggir lapangan yang bikin keduanya memperoleh kartu kuning dari wasit, menyusul sebuah pelanggaran dari Sadio Mane kepada Tomiyasu.

Ramsdale terus-terus membuat The Reds frustasi saat umpan tarik dari Tsimikas yang diterima dengan tendangan dekat Salah berhasil dihalaunya dimenit ke-35.

Begitu juga dengan sepakan Trent di dalam kotak pinalti yang mampu ditepis oleh Ramsdale, ketangguhan dia akhirnya runtuh dimenit ke-39.

The Reds memperoleh free kick di kotak pinalti yang dieksekutor Trent dengan sangat sempurnah mengarah kepada SAdio Mane di dalam kotak pinalti, dan membuat Liverpool unggul 1-0.

The Gunners memperoleh shot on sasaran pertamanya dimenit ke-43 dari tendangan Sambi Lokong, tapi si kulit bundar tempat dipelukan Becker, skor diatas tetap bertahan sampai turun minum.

Pada fase kedua, The Reds masih menguasai laga dan hampir menambahkan skor saat Chamberlian memperoleh si kulit bundar sodoran Fabinho dimenit ke-50, namun tendangannya masih melebar.

Berselang dua menit, kesalahan Nuno dalam mengoper dipertahanan sendiri membuat Jota gampang merebutnya, masuk ke dalam kotak pinalti, Jota berhasil mengecoh Ramsdale dan Ben Wgite, untuk membobolin gawang sekaligus membuat The Reds unggul 2-0.

Setelah itu The Reds makin trengginas mengancam pertahanan The Gunners, Ramsdale harus mengalami jatuh bangun untuk menepis si kulit bundar tendangan dari Mane sebelum menghalau rebound dari Mohamed Salah.

The Gunners memperoleh kesempatan dimenit ke-64 saat Emerick Aubameyang memperoleh umpan terobosan, sambil dijaga Matip, Aubameyang yang masih mampu menendang serta kaku Alisson menghalau bola.

Salah! pemain yang berasal dari Mesir tersebut akhirnya menciptakan gol dimenit ke-73, bermula bola lambung dari Alisson mengarah ke pertahanan The Gunners, Mane memperolehnya.

Menerobos lewat sebelah kiri, dia memberikan si kulit bundar silang yang gampang disontek, The Gunners nyaris membuat gol dari sepakan Thomas lewat luar kotak pinalti dimenit ke075, namun masih dapat dihalau oleh Alisson.

The Reds justru menambahkan skor dimenit ke-77 dari pemain pengganti Minamino, terus-terus serangan balik The Reds bikin lini belakang The Gunners kelabakan serta umpan tarik dari Trent gampang diterima dengan sepakan Minamino di mistar jauh untuk keunggulan Liverpool 4-0.

5 Statistik Arsenal Vc Liverpool, Big Match Premier League

Big match diadakan diakhir pekan ini saat Liverpool melawan Arsenal, perhatikan statistik seputaran laga tersebut.

Pertandingan Liverpool lawan Arsenal akan diadakan di Stadium Anfield, pada hari Minggu 21 November 2021 dini hari WIB, kedua kubu ketat diatas papan klasemen, The Reds berada diurutan keempat dengan koleksi dua angka dari Arsenal dibawahnya.

The Gunners berhasil meraih tiga kemenangan di dalam lima laga terakhirnya dengan The Reds diajang domestik, meski pun demikian, Arsenal masih belum pernah meraih kemenangan di Merseyside pada pertandingan Liga Inggris semenjak meraih kemenangan 2-0 pada Sep-12.

Pertandingan pasti akan berlangsung sangat sengit lantaran kedua kubu sedang onfire, The Reds baru sekali mengalami kekalahan di Liga inggris musim ini, sementara itu The Gunners sedang menanjak sehabis tak terkalahkan di 8 laga terakhir.

Siapa yang akan menang? Perhatikan 5 Statistik Pertandingan Liverpool vs The Gunners:

1). The Reds sudah memenang 5 laga markas melawan The Gunners di kompetisi Premier League, menciptakan tiga gol disetiap kemenangannya, terakhir kali The Reds mempunyai kans kemenangan lebih panjang saat berhadapan dengan The Gunners terjadi diantara Sep’81 dan Januari’88 “tujuh berturut-turut”.

2). Semenjak Juergen Klopp melatih The Reds, The Gunners hanya sekali saja meraih kemenangan dari sebelas laga Liga Inggris melawan Liverpool bermain imbang tiga kali dan tujuh kali kalah, sedangkan Arsenal tertinggal 0-1 untuk membalikkan kemenangan 2-1 pada Juli’20 di Emirate.

3). Kekalahan The Reds ditangan West Ham United mengakhiri laju dua puluh laga tak terkalahkan mereka di Liga Inggris, masing-masing dari 3 kekalahan terakhir mereka peroleh diajang ini ketika melawan Arsenal, dengan The Reds kalah beruntun melawan Fulham dan Chelsea sebelum laju tak terkalahkan tersebut berhenti.

4). The Gunners saat ini dalam laju tak terkalahkan terlama dari kubu mana pun di Liga Inggris (delapan pertandingan – menang enam, dan dua bermain imbang). terakhir kali Arsenal melaju tanpa mengalami kekalahan terpanjang diajang pada Agustus-Desember’18 (14 pertandingan dibawah Unai Emery).

5). The Reds tak terkalahkan disembilan pertandingan markas Liga Inggris (lima menang dan empat imbang) setalah kalah 6 kali berturut-turut di Stadium Anfield sebelum ini, bagaimana pun, Liverpool sempat kalah dua pertandingan markas terakhirnya diajang liga 2-2, kehilang poin sama banyaknya dari urutan di pertandinga-pertandingan tersebut dalam dua puluh tiga laga markas digabungkan sebelumnya jadi empat angka.

Jack Grealish Direbut Oleh Chelsea, Liverpool Dan Man City

Manchester City sangat ingin merekrut Jack Grealish di musim panas ini, sedangkan Chelsea dan Liverpool dipaksa untuk ikut merekrut pemain Aston Villa itu.

Jack Grealish sebagai salah satu komoditas yang paling diincar pada bursa transfer pada musim panas ini, pemain gelandang yang berusia dua puluh lima tahun tersebut pada saat di musim yang lalu kembali bermain sangat bagus dengan mengumpulkan tujuh gol serta dua belas assist di dalam dua puluh tujuh pertandingan, pada musim yang mengalami cedera.

Jack Grealish pun menjadi bagian dari Timnas Inggris pada Euro 2020 berhasil berada di final, dari 5 penampilan, pemain gelandang Aston Vila itu telah membuat dua assist.

Eks pemain bek Manchester United yakni Rio Ferdinand ialah salah satu penggemar beratnya, Rio Ferdinand sejatinya Jack Grealish bisa bergabung dengan eks klubnya, akan tetapi, menurutnya tidak memungkinkan sebab sudah banyak pemain gelandang penyerang yang telah mengisi posisi tersebut.

“Sebenarnya saya sangat ingin Jack Grealish bergabung ke Setan Merah, tentu saja, akan tetapi, saya hanya merasa posisi yang Jack Grealish mainkan tersebut telah penuh terisi oleh para pemain lain, jika Jack Grealish akan pergi, menurut saya dia akan pergi bergabung ke Manchester City, Jack Grealish bakal menambahkan kualitas klub tersebut,” ucap Rio Ferdinand di dalam saluran Youtube FIVE, dilangsir dari Metro.

Manchester City memang menjadi tim yang paling berat dihubungkan dengan Jack Grealish, beritanya tim yang dilatih oleh Pep Guardiola tersebut telah siap mengeluarkan dana sampai mendekati seratus juta paun.

Ferdinand sangat yakin untuk seorang pemain seperti Jack Grealish, seharusnya klub-klub peserta jawara Premier League lainnya seperti Chelsea dan Liverpool itu mengincar.

“Apakah Jack Grealish meningkatkan setiap timnya di dalam Premier League?iya, benar sekali, ia mampu meningkatkan kualitas setiap timnya, jika aku menjadi Liverpool, aku bakal mengincarnya,” sambungnya.

“Jika saya Manchester City, saya bakal merekrut Jack Grealish sebab ia mampu meningkatkan kualitas para pemain mereka, ia pun bakal bisa meningkatkan kualitas Chelsea.

LIVERPOOL VS HUDDERSFIELD DI LIGA PREMIER

Perebutan gelar Liga Premier akan berlanjut pada hari Jumat malam ketika Liverpool yang mengejar gelar dapat kembali ke puncak klasemen dengan kemenangan atas Huddersfield di Anfield.

Sisi Jurgen Klopp akan bertujuan untuk bergerak kembali di atas Manchester City ke puncak Liga Premier setelah kemenangan 2-0 tim asuhan Pep Guardiola atas Manchester United pada hari Rabu.

Dan tidak ada naik dari The Reds karena mereka akan ingin memenangkan gelar untuk pertama kalinya sejak tahun 1990.

Perebutan gelar Liga Premier akan terus berlanjut, dengan kemenangan Man City di Old Trafford membuat mereka kembali ke titik di atas Liverpool dengan 3 pertandingan tersisa untuk dimainkan.

Sisi Klopp memiliki peluang untuk mengembalikan tekanan kepada City ketika mereka menjamu Huddersfield yang sudah terdegradasi di Anfield.

Jika The Reds mengalahkan Huddersfield, itu akan membuat pemimpin klasemen berpindah tangan untuk rekor yang ke 29 menjelang perjalanan City ke Burnley, pada hari Minggu.

Adam Lallana dan Fabinho menghadapi tes kebugaran yang sangat terlambat jelang kunjungan Huddersfield. Pemain berasal Brasil itu mengalami cedera kepala dalam kemenangan hari Minggu di Cardiff sementara Lallana akan pulih dari cedera otot.

Sementara itu, Dejan Lovren akan kembali bugar setelah sakit. Bek tidak melakukan perjalanannya untuk kemenangannya pekan yang lalu dari FC Porto karena itu sakit dan absen diStadion Cardiff City.

PORTO KALAH TELAK 1-4 ATAS LIVERPOOL

Liverpool membuat pertarungan semi final dengan Barcelona sebagai kemenangan klinis 4-1 di Porto memastikan kemenangan agregat 6-1 di Liga Champions.

Sisi Jurgen Klopp mengalami badai awal ketika Porto mendorong untuk pembuka yang sangat dibutuhkan di Estadio do Dragao, tetapi tuan rumah akhirnya tertinggal ketika VAR memerintah Sadio Mane berada di sisi ketika mengetuk dari umpan silang Mohamed Salah pada menit ke 26.

Salah mencetak gol setelah jeda di menit ke 65 sendiri sebelum Eder Militao menuju tuan rumah 3 menit kemudian, tetapi pemain asal Brasil Roberto Firmino pada menit ke 77 dan Virgil van Dijk di menit ke 84 memastikan kemenangan komprehensif ketika Liverpool mencetak gol dengan 4 tembakan pertama tepat sasaran.

Semifinal mendatang akan mempertemukan Liverpool melawan mantan pemain Luis Suarez dan Philippe Coutinho saat mereka berusaha mencapai final kedua berturut-turut, tetapi perhatian mereka segera beralih ke perjalanan ke Cardiff City di Liga Premier pada hari Minggu.

Porto memiliki Liverpool pada awal, tetapi gagal untuk mengkonversi setiap peluang mereka sebagai 13 upaya dalam 25 menit pembukaan memaksa Alisson membuat hanya 4 penyelamatan rutin.

Liverpool kemudian unggul ketika Salah memilih Mane di tiang belakang, dengan gol yang diberikan setelah pemeriksaan VAR yang dianggap penyerang asal Senegal itu.

Gol itu menghilangkan kekalahan dan meskipun Yacine Brahimi membawa Alisson beraksi sekali lagi, tuan rumah mengakhiri babak tanpa gol meski merekam 15 tembakan.

Klopp Anggap City Adalah Lawan Yang Berat

Manajer asal Liverpool, Jurgen Klopp enggan untuk kembali memikirkan setiap laga yang dijalani oleh Manchester City. Dia merasa terkena serangan jantung saat klubnya harus berhadapan dengan Manchester City.

Sebelumnya, City berhasilkan menaklukkan West Ham United dengan skor akhir 1 – 0 dalam laga lanjutan ajang Premier League di Stadium Etihad, Kamis ( 28-02-2019) dinihari WIB.  Gol kemenangan dari City tersebut didatangkan dari Sergio Aguero

Dalam waktu yang bersamaan, Liverpool juga berhasil menaklukan Watford dengan skor akhir 5 – 0. Kemenangan tersebut dicetak oleh Sadio Mane dengan total dua gol sisanya dicektaj oleh Divock Origi dan Virgil van Dijk. Kemenangan tersebut membuat Liverpool tetap kokoh diposisi puncak klasemen sementara.

Setelah laga selesai dan saat Klopp ditanyai mengenai kemenangan tipis dari Manchester City, Klopp langsung memberikan respon yang sangat unik.

Dilansir dari media Soccerways, Kloop mengatakan, “Saya pikir, anda tidak perlu tahu apa jawaban saya. Kami hanya perlu bermain secara sportif dan memenangkan laga, setelah itu baru akan kita lihat apa yang akan terjadi selanjutnya”,

“Saat saya berada diruang ganti, seseorang memberitahukan saya mengenai hasil laga dari Manchester City yang sudah dilakoni mereka, dan mendengan berita tersebut membuat saya hampir terkena serangan jantung dan menganggap bahwa tim tersebut bukan tim yang mudah dihadapi” tutup Klopp.

Dalam laga selanjutnya, Liverpool akan berhadapan dengan Evertoon di Goodison Park. Sebuah kemenangan adalah harga mati untuk bisa didapatkan The Reds.